Di Sana Aku
Lorong coklat dan sempit itu
Masih tersimpang bisik-bisik tawa
Meninggi dan pecah
Kemudian lenyap di dalam gelap
Di sana aku…
Berdiri layu diantara bunga-bunga mekar
Bersandar rapuh pada dinding-dinding kokoh
Kemana yang lain?
Di sana aku…
Bertelanjang kaki di atas pasir jingga
Sendiri…
Kurasakan aku menghilang perlahan
Tetapi aku masih disana
Tetap berdiri di lorong itu
Menatap…
Menatap dengan mata kosong
Kurasakan lorong itu mengecil
Perlahan…
Tetapi makin banyak kami di sana
Di sana kami akan selamanya
Di sana kami akan menjemput senja
Di sanalah aku…
Sampai lorong itu menutup
Selamanya…
sumber: Nur Azizah (SMAN 1 Anggeraja)
No comments yet.