Indah Dalam Mati
Aku kaku dalam diam
Berdiri hampa di atas lubang pekat tak berdasar
Meraungku tapi tak bersuara
Dan kubiarkan aku remuk termakan dosa
Aku tahu aku hina
Tapi telah kuterhanyut dalam nyanyian doa…
Telah kurindu pada indah Tuhan
Yang tak lagi kuhirup lama…
Saat kubuka mata
Saarku akan sepi
Mulai datang perlahan dan tak peduli
Walau aku sendiri tak terampuni
Dan kucari kembali indahMu tuhan
Di balik pilar-pilar kokoh
Di atas kematian sesal
Adakah maaf untukku?
Lama kumencari indah itu…
Terlalu lama dan ingin rebah
Dan akhirnya di ujung redup sinarku
Ku sadar bahwa indah adalah mati…
B A T A S
Ku senyum, tapi tak bermakna
Ku coba diam, tapi hati ini terus bergejolak
Semakin kutahan
Rasa itu semakin ada
Haruskah kubiarkan ini menguasaiku?
Kala dia datang
Pikiran ini terasa pening
Andaikan tangan ini bisa menerbangkanku
Ku akan ke bukit
Sendiri..
Hingga semua terasa sepi
Ku ingin terlepas darinya
Lepas dari jiwa yang merana
Kan kucari, tempat tertinggi dengan sayapku
Hingga tak ada batas
Yang selalu menghalangiku
Kupejamkan mata
Hingga kutahu
Aku t’lah melampaui batas…
Jalan Cahaya
Terbelenggu dalam heningnya malam
Terbangun dan terpacu pada sebuah nuansa
Tak ada suara,
Dan semuanya nampak kelam
Seakan waktu berjalan mundur
Semuanya hampa
Dan yang nampak hanya fatamorgana
Apakah kita sadar
Hidup sekedar fatamorgana
Masihkah kau seperti dulu
Meniti jalan yang semerawut fatamorgana
Seandainya waktu terulang kembali
Akankah kau mengikuti cahaya?
Sesaat kau kembali dalam heningnya malam
Masih kau akan terpacu?
Cahaya…
Cahaya, izinkanlah aku
Untuk sekedar melihat, walau hanya berkas-Mu
Tuntunlah aku ke jalan cahaya
Jalan yang berlaku, penuh kerikil kecil yang tajam
Kerikil yang dapat menyandungku
Tapi itulah jalan-Mu cahaya
Janganlah kau biarkan kami
Berada dalam jalam yang sangat lurus
Tanpa rintangan, tetapi jauh dari-Mu cahaya
Bebaskanlah aku dari hentakan malam
Dan buatlah aku terjaga pada jalan cahaya
Amin!
Di Sana Aku
Lorong coklat dan sempit itu
Masih tersimpang bisik-bisik tawa
Meninggi dan pecah
Kemudian lenyap di dalam gelap
Di sana aku…
Berdiri layu diantara bunga-bunga mekar
Bersandar rapuh pada dinding-dinding kokoh
Kemana yang lain?
Di sana aku…
Bertelanjang kaki di atas pasir jingga
Sendiri…
Kurasakan aku menghilang perlahan
Tetapi aku masih disana
Tetap berdiri di lorong itu
Menatap…
Menatap dengan mata kosong
Kurasakan lorong itu mengecil
Perlahan…
Tetapi makin banyak kami di sana
Di sana kami akan selamanya
Di sana kami akan menjemput senja
Di sanalah aku…
Sampai lorong itu menutup
Selamanya…
sumber: Nur Azizah (SMAN 1 Anggeraja)
Aku Ada di Sini
AKU ADA DI SINI
Aku takjub pada kerlip sinarmu
Tak saja itu bagiku…
Kau satu dari semua, ingin kugenggam
Kau lebih dari sebuah awal
Rasaku bersemayam di dasar terjun
Meronta keras dan ingin keluar untuk kau sambut…
Mengoyak ganas di lembah penantianku
Saat ku terjaga dalam diam seribu bayang…
Aku butuh kau…
Seutuh asah yang beku bersama harap
Adakah kau mendengar?
Aku hanya pemuja naïf, yang tak akan mengerti keadaan
Apa rasa ini tak teraba olehmu?
Tak pantaskah ini untuk kau tahu?
Tak ada jawaban darinya…
Lalu kubergeming…
Bercermin pada kotak kaca yang usang termakan zaman
Kau bagai penghuni kotak kaca…
Tak akan mendengar sekeras apapun hatiku menjerit
Tapi aku tak lelah menunggu
Kusadar akan hanyut tertelan pusaran
Berharap suatu hari
Kau akan menoleh dan mengerti
Aku ada di sini…
Membuat Blog ternyata membingungkan.
Waduh, ternyata susah juga mempelajari hal-hal yang baru, apalagi sesuatu yang belum pernah dipelajari, contohnya saja membuat Blog. Ada tugas dari kampus disuruh buat Blog untuk dinilai nantinya. Tapi saya pikir itu oke juga, kan sekarang Blog sudah menjadi sangat trend di Luna Maya, oops dunia maya maksudnya,hehe. Dan dengan membuat Blog, saya pikir bisa menambah pengetahuan juga. Tapi susah!.
Eitz, susah gak berarti gak bisa kan? Apa pun yang dihadapi jadikan itu sebagai suatu tantangan, dan biarkan itu memotivasi diri kita untuk tetap giat agar nantinya kita bisa menaklukkannya.Ganbatte!!!
Dalam membuat Blog, khususnya bagi kaum awam pastilah akan menemukan kesulitan. Di kampus, banyak teman-teman yang masih belum mengerti sama sekali tentang Blog, tapi untungnya ada Dosen yang senantiasa memberikan penjelasan mengenai Blog. Terkadang juga banyak teman yang bertanya kepada saya, “Apa sebenarnya Blog itu?”, dalam hati saya berkata sebenarnya itu juga pertanyaan yang ingin saya tanyakan.
So, mari kawan kita sama-sama belajar tentang Blog, sudah ada Pak Faisal yang akan membimbing kita. Bagi teman-teman juga yang ingin bergabung membuat Blog, silahkan cari petunjuknya di faisalakib
thankz
